Dalam diam..
Dalam diam sebuah jeritan melengking terdengar dari sebuah hati..
yang beku, kosong, tak tau kemana harus menuju..
Berpegang pada setiap kepercayaan dan keyakinan yang mampu terpikir..
Terwujudlah suatu, entah keteguhan entah keraguan yang terlampau membingungkan hingga terendap menjadi sebuah penyakit hati..
Dan kini ia, terseret dan masih terseok sendiri, memendam segalanya..
Sudah tidak ada lagi yang akan peduli, tidak ada lagi yang akan mendengar jeritan ini..
Tangisan ini hanya untuk diri sendiri, bukan untuk membebankan mereka..
Dan cinta itu, terlampau begitu berat dan dalam, hingga dua periode tak mampu menghapuskannya..
Menjadikan hati yang terlebur itu, membeku dengan keadaan hancur, menanti penggantipun tak kunjung ditemu..
Mampukan diri ini berdiri sendiri, menjadi sanggup diri ini untuk memulai langkahnya..
Bahkan ketika berdiam justru lebih menyenangkan..
Dan hujan turun di malam ini,
membasahi hati yang telah beku..
Air mata yang telah kering mulai mengalir lagi..
Pada siapa air ini kan terusap?
I'm sorry, I love You

0 comments