My Digital Diary

kemana langkah kan menuju

Dalam diam sebuah jeritan melengking terdengar dari sebuah hati..
yang beku, kosong, tak tau kemana harus menuju..
Berpegang pada setiap kepercayaan dan keyakinan yang mampu terpikir..
Terwujudlah suatu, entah keteguhan entah keraguan yang terlampau membingungkan hingga terendap menjadi sebuah penyakit hati..
Dan kini ia, terseret dan masih terseok sendiri, memendam segalanya..
Sudah tidak ada lagi yang akan peduli, tidak ada lagi yang akan mendengar jeritan ini..
Tangisan ini hanya untuk diri sendiri, bukan untuk membebankan mereka..

Dan cinta itu, terlampau begitu berat dan dalam, hingga dua periode tak mampu menghapuskannya..
Menjadikan hati yang terlebur itu, membeku dengan keadaan hancur, menanti penggantipun tak kunjung ditemu..
Mampukan diri ini berdiri sendiri, menjadi sanggup diri ini untuk memulai langkahnya..
Bahkan ketika berdiam justru lebih menyenangkan..

Dan hujan turun di malam ini,
membasahi hati yang telah beku..
Air mata yang telah kering mulai mengalir lagi..
Pada siapa air ini kan terusap?

I'm sorry, I love You
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Bagaimana sebuah perjalanan berawal,
ketika pada suatu titik kau mulai memikirkan bagaimana harmoni mengalun indah dalam ritme kehidupan .

Ketika kakimu mulai melangkah pada jalan takdir yang panjang, nikmati prosesnya .
Karena "hasil" hanya hadiah dari sang Kuasa  .

Berhenti mengeluh dan hadapi setiap kejutan dalam jalan takdirmu .
Yang aku tahu jalanku pasti indah .

Kiss Hug my greatest Lord, Allah :*
Share
Tweet
Pin
Share
1 comments

About me

Blog Archive

  • ▼  2013 (1)
    • ▼  November (1)
      • Dalam diam..
  • ►  2012 (1)
    • ►  January (1)

Categories

  • Diary

Sponsor

Monica Taurisia

Create Your Badge

Facebook

Powered by Blogger.

Followers

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates